Penentuan Laju Korosi Logam Zirkaloi, Besi dan Seng Dalam Air, Asam Nitrat dan Asam Klorida dengan Potensiostat PGS-201T

Eli Apriliana Tri Susanti *)

 

LATAR BELAKANG

Korosi atau secara awam lebih dikenal dengan istilah perkaratan, merupakan fenomena kimia pada bahan-bahan logam yang pada dasarnya merupakan reaksi logam menjadi ion pada permukaan logam yang kontak langsung dengan lingkungan yang mengandung air dan oksigen. Faktor yang cukup besar pengaruhnya terhadap peristiwa korosi adalah gerakan dari logam di dalam suatu media.

Menurut Fontana1, korosi adalah peristiwa perusakan logam karena berinteraksi dengan lingkungan ketika logam dipakai atau dioperasikan. Peristiwa ini seringkali terjadi di berbagai sektor kehidupan, utamanya di lingkungan industri yang cukup banyak menggunakan logam seperti industri kimia, petrokimia serta sejumlah industri infrastuktur.

Korosi dapat menimbulkan kerugian ekonomis bahkan membahayakan keselamatan manusia. Dari segi ekonomi, penyelesaian masalah korosi sangat mahal karena menyangkut umur, penyusutan dan efisiensi pemakaian suatu bahan peralatan dalam kegiatan industri. Pada tahun 1980, institute Battelle menaksir bahwa setiap tahun perekonomian Amerika Serikat rugi 70 miliar dolar akibat korosi. Milyaran dolar AS telah dibelajakan setiap tahunya untuk merawat peralatan perkantoran, kendaraan bermotor, mesin2 industri serta pealatan elektronik lainya agar konstruksi bertahan lebih lama. Korosi juga sangat memboroskan SDA dan korosi sangat tidak nyaman bagi manusia., dan kadang-kadang mendatangkan maut. Tahun 1985, atap sebuah kolam renang berusia 13 tahun di Swiss runtuh, menewaskan banyak orang dan melukai banyak orang lainya,. diperkirakan penyebabnya adalah korosi pada baja tahan karat terbuka yang menyokong 200 ton atap beton bertulang2.

Melihat fenomena tersebut, maka kajian tentang korosi logam sangat perlu dilakukan karena logam banyak digunakan dalam berbagai bidang dan kerugian ekonomis yang ditimbulkan sangat besar bahkan membahayakan keselamatan manusia. Berdasarkan kebutuhan untuk memperoleh logam yang tahan korosi, maka perlu dilakukan penelitian tentang daya tahan logam terhadap korosi.

Penelitian ini mencoba untuk mengkaji korosi pada logam yang cukup banyak digunakan, seperti zirkaloi, besi dan seng dengan menggunakan alat Potensiostat. Potensiostat merupakan peralatan elektronik yang memakai potensial atau tegangan listrik terkontrol untuk diberikan kepada spesimen uji sewaktu dilakukan pengukuran arus pada spesimen.

 

 ALAT DAN BAHAN

Bahan yang digunakan adalah logam zirkaloi, Fe, Zn, akuades, asam nitrat 65% dan asam klorida 37%.

Alat yang digunakan adalah Potensiostat PGS 201T, dirangkai/ dihubungkan dengan computer. elektroda kerja, elektroda pembanding kalomel, elektroda pembantu platina, sel elektrokimia yang semuanya buatan Tacussel Electronique, amplas ukuran grade halus 600 mesh, dan alat-alat gelas.   

 

METODE

Ø      Persiapan pembuatan bahan uji

Ø      pembuatan larutan HNO3 encer

Ø      pembuatan larutan HCl encer

Ø      Penentuan kuat arus korosi (Ikor)

 

KESIMPULAN

1.      Logam zirkaloi sangat tahan terhadap korosi. Hal ini terlihat dari nilai laju korosi yang kecil. Laju korosi dalam air sebesar 0,5072 mpy. Pada konsentrasi asam nitrat dan asam klorida mengalami kenaikan laju korosi seiring dengan penambahan konsentrasi.

2.      Logam besi dalam air mempunyai laju korosi sebesar 0,8643 mpy. Laju korosi dalam konsentrasi nitrat dan klorida meningkat seiring penambahan konsentrasi.

3.      Logam seng dalam air, mempunyai laju korosi sebesar 0,2080 mpy. Logan Zn pada konsentrasi nitrat dan klorida mengalami kenaikan laju korosi seiring dengan penambahan konsentrasi.

4.      Semakin tinggi konsentrasi suatu media cair yang digunakan sebagai bahan lingkungan yang mengkorosikan suatu logam akan semakin besar pula laju korosinya dan potensialnya akan semakin rendah atau lebih negatif. Karena semakin tinggi konsentrasi asam yang digunakan, maka semakin banyak ion hidrogen yang bereaksi dengan logam.

 

PUSTAKA

Fontana, M.G.Corrosion Engineering. Third Ed. Mc Graw Hill Book Company, Inc. Tokyo

 

Threthewey and J Chamberlain. 1991. Korosi untuk Mahasiswa dan Rekayasawan. PT Gramedia Pustaka Utama

 

*) Alumni UNSOED (Universitas Jenderal Soedirman)

e-mail : sance_maruje@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: